Suku Cadang Pulsar 220 Tidak Ada di Katalog Bajaj


image

Masih melanjutkan artikel sebelumnya, yaitu Banjir, Macet dan Kelistrikan Kendaraan dan Kerusakan Kendaraan tidak Sesuai Analisa Indikasi, yang berkisah kerusakan kendaraan saya Jalitheng Pulsar 220, paska menerjang banjir.
Di artikel sebelumnya sudah diservis di bengkel umum, analisa dari indikasi yang ada mengarah pada busi dan karburator. Keduanya sudah selesai diservis, tapi sepeda motor belum ada tanda-tamda membaik. Dugaan sempet mengarah pada CDI. Tapi nanti dulu. Ada part di dekat accu (aki) yang dicurigai jadi biang keladi. Merk OMRON ( type G8HL-1A4T-R 12VDC 120ohm) made in Thailand, berkaki 4 mirip relay tapi berukuran kecil jika dibanding merk BOSCH yang saya kenal. Di bengkel tersebut tidak tersedia part asing ini. Continue reading

30rbKM Bersama Jalitheng


pulsar220 danau pluit

Jalitheng adalah nama yang saya berikan pada motorku, Bajaj Pulsar 220 DTSi-F. Sepeda motor yang dibeli pada bulan Juni 2011 ini sudah menempuh jarak 30 ribu kilometer lebih. Sedang saja, dengan umur pakai 2,5 tahun, jarak 30 ribu km sepertinya masih pendek. Maklum si Jalitheng hanya motor harian buat nguli, tidak pernah menempuh jarak jauh layaknya touring. Paling jauh adalah ke Sukabumi, dengan jarak tempuh sekira 150 km. Selebihnya bepergian dengan kisaran 100 km, seperti Cianjur, mudik Karawang dan sebagainya.

Continue reading

Gas Pulsar “MBANDHANG”


“Mbandhang” dalam bahasa banyumas berkaitan dengan gas sepeda motor memiliki arti, gas motor yang menderu dengan sendirinya layaknya grip throtle diplintir. Jadi RPM naik layaknya choke sedang aktif.
Nah “Gas Mbandhang” juga dialami Jalitheng Pulsar220 ku layaknya saat autochoke bekerja. Normalnya autochoke bekerja saat temperature mesin dingin, di mana sensor akan memerintahkan tambahan asupan bensin ke karburator secukupnya (cmiiw). Ternyata sepulang gawe yang menempuh jarak sekira 15km, saat berhenti di depan rumah, mesin Jalitheng mengaum layaknya throtle gas ditarik, tidak mungkin autochoke bekerja karena mesin sedang panas. Saya pikir gas nyangkut, karena tali gas yang mulai “rantas” (putus sebagian).

image

Tali gas rantas

Continue reading

Premium Top Up, Ban Gambhot, Boros


image

Beberapa waktu lalu saya menghitung konsumsi BBM Jalitheng Pulsar 220, Shell Super Extra (klik shell super extra top up) dan Pertamax Plus (klik pertamax plus top up). Nah berhubung dana BBM disunat untuk keperluan lain, saya beralih ke Premium, untuk memperbaiki kualitasnya saya tambahkan bio aditif Norival. Setelah ribuan kilometer memakai Type Gold, saya beralih ke type Platinum. Berdasarkan data spesifikasi di webnya (www.mynorival.com)
Continue reading

Pertamax Plus Top Up


Beberapa waktu yang lalu saya menulis konsumsi BBM Jalitheng Pulsar 220 DTSi-F menggunakan Shell Super extra. Ada dua cara penghitungan yang saya lakukan yaitu sistem RES ( baca Shell Super Extra Res to Res) dan TOP Up (baca Shell Super Extra Top Up) . Setelah sekian lama memakai BBM Shell Super Extra, saya beralih kembali ke produk dalam negeri (bisa jadi Pertamina impor jadi sama saja) dari Pertamina yaitu Pertamax Plus. Sudah hampir 3 bulan Pulsar ku mengkonsumsi Pertamax Plus.

isi Full tank Pertamax Plus

isi Full tank Pertamax Plus

Continue reading

Shell Super Extra Res to Res


image

Setelah beberapa bulan keracunan Pertamax Plus yang beroktan 95, dimana performa mesin Jalitheng Pulsar 220 DTSi-F menjadi lebih baik dibanding memakai pertamax 92 maupun Shell Super. Bagaimana dengan jarak tempuh dalam kota DKI untuk per liternya ? Ini yang tidak pernah aku hitung secara serius dari ketiga jenis bahan bakar motor tersebut. Hanya berdasrkan hitungan hari dan rata-rata 27 sampai 30 kilometer perliter.

image

Jalitheng isi shell

Akhirnya saya penasaran dengan tantangan Bro Henry “Bodats” Parasian yang lebih prever dengan dengan si Kulit Kerang dari VOC. Setelah pwngisian pertama dengan nilai 100ribu dan dipakai sampai res (mesin tersendat pertanda kekurangan asupan bbm) yang kebetulan di dekat SPBU Shell (pengisian pertama ini untuk membersihkan tangki dari sisa pertamax plus).

Continue reading

Jangan Asal Mencampur Oli Mesin


Yah kejadian pada motorku Jalitheng Bajaj Pulsar220 DTSi-F saat ganti oli mesin. Sebenarnya oli mesin yang terpasang masih layak dan enak buat riding meski sudah berumur 3000 kilometer lebih. Oli masih bawaa dealer yaitu valvoline.  image

Meski bagi kebanyakan owner sepeda motor khususnya Bajaj Pulsar, oli valvoline ini kurang recomended karena mudah membuat mesin panas dan berhagai keluhan lain. Tapi bagi motorku terasa nyaman aja.
Karena penasaran dengan performa oli merk lain maka saat itu aku mengganti oli mesin dengan produk Shell Ax7 volume  1liter, padahal volume oli mesin Pulsar 220 adalah 1,2 liter, berharap 1 liter cukup seperti cerita Kang Sabdho Guparman memperlakukan si Gambhot Pulsar 200 nya.

Continue reading

Jalitheng Pakai Sein Led biar ga “Ngampleh”


Beberapa part Bajaj Pulsar memang di desain agar tidak mudah pecah atau patah, seperti spakboard belakang yang lentur sehingga jika tertabrak kendaraan lain dari belakang tidak mudah pecah.

image

lampu ori pzzo ngamplegh

Part lain adalah lampu Sein dengan batangan plastik karet yang “lemes” sehingga kalo jalan, getaran motor membuat lampu sein Pulsar 220 ku ngibing :) alias ngamplegh :D. Tampilan sein yang menjulang juga terasa mengganggu tampilan, meski tak ada niatan ganti model lampu sein, tapi saat ke bengkel sper part untuk hunting oli, penampakan sein led yang biasa du adopsi pengguna Ninja 250 old menggodaku dan berpikir bisa plek n plung ga di Pulsar 220. Akhirnya kupinang sepasang sein led ini seharga 80 ribu. Harga untuk led bening tapi jika menyala berwarna kuning layaknya lampu sein pada umumnya. Ada beberapa macam warna nyala led, ada merah, biru dan warna putih atau terang tanpa warna harga 70 ribu.

image

sein led terpasang di Jalitheng

Penggantian akhirnya kulakukan juga karena fungsi sein tetap dan tampilan lebih baik juga sein led ini tak mudah nyangkut di parkiran, dan yang pasti gak ngamplegh lagi :mrgreen: selanjutnya sein belakang juga ingin aku ganti dengan model yang lebih baik, seperti milik Pulsar 135 ls atau produk Yamaha. Semoga bermanfaat. Wassalamu’alaikum

Gas Spontan Pulsar220


Inisiatif di jalan sangat diperlukan bagi siapa saja, termasuk jika tertimpa musibah. Salah satunya jika kendaraan yang kita kendarai mengalami kerusakan, seperti yang menimpa motorku si Jalitheng Pulsar 220 DTSi-F.

image

Saat sedang asyik menarik throtle gas tiba-tiba motor kehilangan tenaganya meski grip gas diputar lebih…eits..kok grip gas muter terus…hayyahh sepertinya tali gas putus..

Continue reading

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.376 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: